Jokowi: Tak Boleh Ada Penyandang Disabilitas Tertinggal dari Program Layanan Pemerintah

Jokowi: Tak Boleh Ada Penyandang Disabilitas Tertinggal dari Program Layanan Pemerintah

04 Desember 2020, 12:50 PM

 

Presiden RI Joko Widodo. (FOTO: INSTAGRAM/@JOKOWI)

Seberita.Online, JAKARTA - Peringatan Hari Disabilitas Internasional tahun ini, dijadikan pemerintah RI sebagai momentum menegaskan kepedulian dan menguatkan solidaritas dalam meletakkan dasar yang kuat bagi perlindungan penyandang disabilitas.

Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo saat memberi sambutan secara virtual dalam peringatan Hari Disabilitas Internasional, Kamis (3/12/2020) dari Istana Kepresidenan, Jakarta.

 

"Pada peringatan Hari Disabilitas Internasional hari ini, saya ingin menyampaikan bahwa pemerintah selalu berupaya untuk meningkatkan kesetaraan dan kesempatan terhadap akses pendidikan, kesehatan, pekerjaan, serta infrastruktur yang aksesibel bagi para penyandang disabilitas", ungkap Jokowi seperti dikutip dari laman media sosial Instagram miliknya.

Berbagai Peraturan Pemerintah (PP) dan Peraturan Presiden (Perpres) lanjut Jokowi, telah ia tandatangani di tahun 2019 dan 2020 ini, dari PP tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial bagi Penyandang Disabilitas sampai PP tentang Unit Layanan Disabilitas Ketenagakerjaan.

Lebih jauh diungkap Jokowi bahwa payung regulasi rasanya sudah cukup banyak. Akan tetapi, kuncinya kata dia bukan semata-mata di regulasi, melainkan di pelaksanaannya. Maka menjadi tugas semua pihak untuk memastikan bahwa semua kebijakan itu terlaksana dan dirasakan manfaatnya oleh penyandang disabilitas.

"Tidak boleh ada satupun penyandang disabilitas yang tertinggal dari berbagai program layanan yang diberikan oleh pemerintah", kata Jokowi menegaskan.(vr/int)

TerPopuler